Selasa, 14 Juni 2011

Velonia (Part 2)

Seperti biasa aku menjalankan hari hariku dengan sempurna. Setelah kuliah, pergi ke rumah bu Sara untuk membantunya berberes rumah. Aku bekerja membantunya di rumah beliau untuk menambah penghasilan. Kemudian aku langsung bergegas ke restoran tempatku bekerja. Setiap hari kegiatanku tidak berubah kecuali, hari libur. Aku akan memanfaatkan hari liburku bersama adikku.
"Stella apakah kau sudah membereskan rumah?" ujarku setelah pulang

"Seperti yang kau lihat," ujarnya bangga
"Aku sudah membereskan kamar tidur, kamar mandi, ruang tengah, serta dapur"
"Kakak mau aku buatkan apa?"
"Kakak pasti lelah"

"Ya! terimakasih"
"Kakak masih bisa sendiri" Aku menolak melihatnya berharap
Bagaimana juga dia masih kecil tidak pantas memperlakukan aku seperti ini. Kadang, aku suka melihat dia kelelahan. Tidak tega rasanya. Dia juga suka mengeluh.

"Kakak. Hari ini kita akan pergi kemana?" tanyanya
Dia selalu menugguku pergi jalan jalan bersama. Setelah banyak tundaan akhirnya aku bisa pergi denganya.

"Kita ke taman saja ya!" ujarku

"Yaaa aku selalu menuggu itu"
Ya. Akhirnya adikku mau juga. Entah dia keberatan atau tidak. Aku tetap mengajaknya

Setelah pulang aku langsung berbaring di atas sofa yang sudah reot. Setelah beberapa saat aku baru sadar. Adikku? adikku mana?
"Stella"
"Stella"
"Tolong jawab kakak "
Aku mulai cemas. Aku sudah memeriksa ke semua tempat. Kecuali satu. PINTU MASUK. Dan, benar saja dia ada di situ. Tergeletak dengan lemasnya. Ada apa dengan dia. Sebelumnya tak pernah begini. Aku menggigit jariku.

"Ya tuhan,,"
"Bagaimana ini?"
"Aku tidak bisa apa apa"
Air mataku tumpah....


                                                                                                             -Velonia-


Bagaimanapun juga dia adikmu
By: Alya Hamidatul Sida

Tidak ada komentar:

Posting Komentar