Senin, 15 November 2010

Tak bisakah kau mengerti perasaanku wahai SAHABAT

Sebelumnya aku tidak pernah mengetahuinya.Tapi aku yakin suatu saat aku bisa untuk mengetahui itu.Perasaanku mengatakan bahwa aku akan mempunyai sahabat yang baik tapi, itu hanyalah sebuah impian belaka.Semua sahabatku meninggalkanku dalam jarak waktu yang begitu dekat.Entah mengapa....... Entah aku tidak pintar,jelek, kurang terkenal,dan apalah aku tidak mengetahui itu.Yang ada di pikiranku sekarang hanyalah dapat memiliki sahabat yang baik dan mengerti perasaanku.Aku mengerti sekarang mengapa sahabatku enggan bersamaku.Tapi bagiku sahabat yang baik itu adalah sahabat yang mau mengerti kejelekan sahabatnya.Aku memang tidak seperti orang lain yang berkecukupan tapi... memangnya aku salah untuk mempunyai sahabat yang baik.Hari ini aku cukup sudah untuk menuliskan impianku tetapi tidak dapat menuliskannya dengan tanganku sendiri. Aku sudah memiliki sahabat yang baik hati yang sudah membantuku untuk menuliskan ini.Karena aku adalah seorang yang CACAT .meskipun kata orang aku tidak layak untuk menjadi seorang wanita yang sempurna tapi aku tetap berusaha untuk mencari sahabat yang baik.Dan aku sudah menemukannya meskipun kini aku sudah tiada tapi... sahabat terbaikku yang sudah berbaik hati untuk menuliskan ini semua untukku masih kukenang sampai ajal menyemputnya.dan sepertinya ajal sudah menjemputku dengan waktu yang sangat dekat karena aku masih sangat belia dan masih harus menerima perawatan yang baik tapi aku yakin allah akan memasukkan aku di tempat orang-orang yang beriman.Sekian tulisan ku ini tapi kini aku telah tiada.Jika kalian mau untuk mengetahuinya siapa yang menuliskan ini untukku, tak lain adalah SAHABAT SEJATIKU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar